Connect with us

Movies

Berkenalan dengan 10 Hewan Laut dalam Film Animasi Finding Dory

sweater-rajut-pria

Siapa yang tidak tahu dengan film animasi Finding Nemo, salah satu film animasi terbaik sekaligus terpopuler sepanjang sejarah. Film ini terus diputar ulang distasiun televisi dunia termasuk Indonesia. Kesuksesan Finding Nemo pun membuat penasaran kepada kita tentang hewan laut apa saja yang hadir dalam finding nemo dan sekuel terbarunya berjudul “Finding Dory” yang dijadwalkan tayang 17 Juni 2016 mendatang.

Finding Dory bercerita tentang Dory (pengisi suara: Ellen DeGeneres), si ikan Tang Biru yang ramah namun pelupa menjelajahi lautan untuk bertemu dengan keluarganya. Dipastikan bahwa dalam film ini pesan tentang beberapa hal dari arti sebenarnya keluarga dapat kita temukan dalam sepanjang perjalanan Dory mejelajahi lautan.

Berikut adalah 10 hewan laut yang hadir dalam film animasi Finding Dory, yang mungkin belum kita ketahui.

1. Clownfish atau Anemonefish (Ikan Badut)

Ikan Badut, gambar: jitunews.com

Ikan Badut, gambar: jitunews.com

Clownfish atau Ikan badut disebut juga dengan nama ikan anemon dan ikan giru ini memang sangat lucu, tak heran dibuat dalam film finding nemo dan sukses besar.

Ikan giru adalah ikan dari subfamili Amphiprioninae dalam family Pomacentridae. Ada dua puluh delapan spesies yang biasa dikenali, salah satunya adalah genus Premnas, sementara sisanya termasuk dalam genus Amphiprion. Mereka tersebar di lautan Pasifik, Laut Merah, lautan India, dan karang besar Australia.

Di alam bebas mereka bersimbiosis dengan anemon laut. Anemon melindungi Ikan badut dari pemangsa dan sebaliknya Ikan badut membersihkan Anemon dengan memakan sisa – sisa makanan Anemon. Ikan badut umumnya berwarna kuning, jingga, kemerahan atau kehitaman. Spesies terbesar mencapai panjang 18 cm, sementara yang terkecil hanya 6 cm.

Ikan badut telah berhasil dibudidayakan termasuk di Indonesia, namun untuk memeliharanya termasuk cukup rumit, salah satunya Ikan Badut mudan stres dan mati, oleh karena itu kualitas air harus baik dengan air asin hangat mirip air asin laut serta menggunakan akuarium yang lebih luas dibandingkan untuk ikan air tawar.

2. Blue Tang Fish (Ikan Botani Biru)

Ikan Tang Biru/Botani Biru, gambar: fishkeepingadvice.com

Ikan Tang Biru/Botani Biru, gambar: fishkeepingadvice.com

Paracanthurus hepatus adalah spesies ikan botana Indo-Pasifik. Termasuk ikan yang populer di akuarium laut, dan satu-satunya anggota dari genus Paracanthurus. Ikan Botana Biru dapat ditemukan di Samudra Hindia Dan Samudra Pasifik Bagian Barat, tepatnya ditemukan di Afrika Timur Ke Laut Andaman, Christmas Island, Dan Bali di Indonesia.

Botana Biru adalah ikan Penghuni Lingkungan laut dangkal, terumbu karang pesisir pulau di Kedalaman 0-25 meter. Biasanya dijumpai di rataan terumbu dan sepanjang lereng ke laut atas, hidup sendirian.

Botana Biru ukuran terbesarnya mencapai sekitar 54 cm. Ikan ini memiliki warna dasar biru dan dada berwarna putih. Kepala berwarna hitam dan dihiasi dengan garis putih yang luas membentang dari dasar sirip dada ke tenggorokan. Dubur dan sirip perut berwarna putih. Sirip punggung berwarna kuning dengan pinggiran putih dan garis hitam.

3. Sea otter pups (Berang-berang Laut)

Karakter Berang-berang laut dalam film animasi Finding Dory

Karakter Berang-berang laut dalam film animasi Finding Dory, gambar: mnn.com

Berang-berang laut (Enhydra lutris) adalah seekor mamalia laut yang berasal dari pesisir utara dan timur Samudera Pasifik Utara. Berang-berang laut dewasa biasanya memiliki berat sekitar 14 and 45 kg (31 and 99 lb), membuatnya menjadi anggota terbesar dari keluarga cerpelai, namun merupakan salah satu mamalia laut terkecil.

Tidak seperti kebanyakan mamalia laut, bentuk utama dari berang-berang laut adalah bulunya yang lebat, membuat hewan ini menjadi hewan dengan bulu terlebat dalam keluarga hewan. Meskipun hewan tersebut dapat berjalan di tanah, berang-berang laut kebanyakan hidup di samudera.

4. Seven-legged octopus

Karakter Gurita Tujuh Lengan dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Karakter Gurita Tujuh Lengan dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Gurita tujuh lengan (Haliphron atlanticus) adalah salah satu dari dua spesies terbesar yang diketahui dari jenis gurita. Berdasarkan catatan ilmiah, diperkirakan ia memiliki panjang maksimum 3,5 m (11 ft) dan massa 75 kg (165 lb). Satu-satunya spesies yang masih ada dan sama besar dengan jenis lainnya adalah raksasa gurita Pasifik, Enteroctopus dofleini.

Gurita tujuh lengan dinamakan demikian karena pada gurita jantannya memiliki hectocotylus (lengan dimodifikasi khusus digunakan dalam pembuahan sel telur) yang melingkar di kantung di bawah mata kanan. Karena memiliki jaringan agar-agar tebal pada spesies ini, lengan mudah disembunyikan, memberikan penampilan hanya tujuh lengan saja. Namun, seperti gurita lainnya, sebenaranya memiliki delapan lengan.

5. Beluga whale (Paus Beluga)

Karakter Paus Beluga dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Karakter Paus Beluga dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Paus beluga atau paus putih (Delphinapterus leucas) adalah jenis cetacean yang terdapat di wilayah perairan laut kutub utara dan sekitarnya. Beluga adalah salah satu dari 2 jenis paus keluarga Monodontidae, bersama dengan Narwhal.

Mamalia laut ini dikenal secara umum sebagai beluga atau kenari laut karena ciri khas dari lengkingan suaranya yang tinggi. Panjang beluga dapat mencapai 5 meter dengan warna tubuh yang putih, sementara kepalanya berbentuk melon.

6. Green sea turtle

Karakter Penyu Hijau dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Karakter Penyu Hijau dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Penyu hijau (Chelonia mydas) adalah penyu laut besar yang termasuk dalam keluarga Cheloniidae. Hewan ini adalah satu-satunya spesies dalam golongan Chelonia. Mereka hidup di semua laut tropis dan subtropis, terutama di Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik.

Namanya didapat dari lemak bewarna hijau yang terletak di bawah cangkang mereka. Jumlah Penyu Hijau semakin berkurang karena banyak diburu untuk diambil pelindung tubuhnya (karapaks dan platron) sebagai hiasan, telurnya sebagai sumber protein tinggi dan obat, juga dagingnya sebagai bahan makanan. Di Indonesia Penyu Hijau juga di tangkarkan di Ujung Genteng Sukabumi.

7. Common loon

Karakter Common Loon dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Karakter Common Loon dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Common Loon bernama biologi Gavia immer adalah anggota besar loon, atau penyelam, masih keluarga burung. Spesies ini dikenal sebagai “great northern diver” di Eurasia; disebut juga dengan nama lain “great northern loon” yang diusulkan oleh Komite Ornithological Internasional.

Common Loon besar, merupakan burung air penyelam dengan kepala bulat dan paruh tajam. Mereka memiliki tubuh panjang dan ekor pendek yang biasanya tidak terlihat. Loon berkembang biak di air tenang, seperti di danau air tawar terpencil di AS utara dan Kanada, dan mereka sensitif terhadap gangguan manusia. Di musim dingin dan selama migrasi, mereka dapat ditemukan di danau, sungai, muara, dan garis pantai.

8. Whale shark (Hiu Paus)

Karakter Hiu Paus dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Karakter Hiu Paus dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Hiu paus, Rhincodon typus, adalah hiu pemakan plankton yang merupakan spesies ikan terbesar. Hiu ini diberinama whale shark karena ukuran tubuhnya yang besar dan kebiasaan makannya dengan menyaring air laut menyerupai kebanyakan jenis paus. Disebut pula dengan nama geger lintang (dari bahasa Jawa: punggung berbintang) dan hiu tutul (nama yang cenderung menyesatkan, karena banyak jenis hiu yang berpola tutul), merujuk pada pola warna di punggungnya yang bertotol-totol, serupa bintang di langit.

Hiu ini mengembara di samudera tropis dan lautan yang beriklim hangat, dan dapat hidup hingga berusia 70 tahun. Spesies ini dipercaya berasal dari sekitar 60 juta tahun yang lalu. Hiu Paus menghuni semua lautan tropika dan ugahari yang bersuhu hangat. Ikan ini diketahui bermigrasi setiap musim semi ke wilayah paparan benua di pesisir Australia barat.

9. Sea lion (Singa Laut)

Karakter Singa Laut dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Karakter Singa Laut dalam Finding Dory, gambar: mnn.com

Singa laut adalah spesies pada enam genera pinnipedia modern. Habitat mereka meliputi perairan subarktik hingga tropis baik pada belahan bumi utara maupun belahan bumi selatan dengan pengecualian di samudra Atlantik.

Singa laut adalah mamalia laut yang ditandai dengan flaps eksternal telinga, foreflippers panjang, kemampuan untuk berjalan merangkak, dan bertubuh pendek, rambut tebal. Mereka memiliki umur rata-rata 20-30 tahun. Seekor singa laut California laki-laki memiliki berat rata-rata sekitar 300 kg (660 lb) dan sekitar 8 ft (2,4 m) panjangnya, sedangkan singa laut betina beratnya 100 kg (220 lb) dan 6 ft (1,8 m) panjangnya.

Singa laut terbesar adalah singa laut Steller, yang bisa mencapai berat 1.000 kg (2.200 lb) dan tumbuh dengan panjang 10 ft (3,0 m). singa laut mengkonsumsi sejumlah besar makanan pada satu waktu dan dikenal memakan makanan sekitar 5-8% dari berat badan mereka (sekitar 15-35 lb (6,8-15,9 kg)) dalam sekali makan.

10. Spotted eagle ray (Ikan Pari Elang Tutul)

Ikan Pari Elang tutul, karakter dalam animasi Finding Dory, gambar: mnn.com

Ikan Pari Elang tutul, karakter dalam animasi Finding Dory, gambar: mnn.com

Spotted eagle ray (Aetobatus narinari) atau Ikan Pari Elang tutul adalah ikan bertulang rawan dari keluarga eagle ray, Myliobatidae. Hewan ini dapat ditemukan secara global di daerah tropis, termasuk Teluk Meksiko, Hawaii, di lepas pantai Afrika Barat, Samudera Hindia, Oceania, dan di kedua pantai Amerika di kedalaman sampai sekitar 80 meter (262 kaki). Hewan ini paling sering berenang sendiri, tapi kadang-kadang berenang dalam kelompok.

Pari ini dapat diidentifikasi dengan permukaan dorsal gelap ditutupi bintik-bintik putih atau cincin. Dekat pangkal ekor relatif panjang, tepat di belakang sirip perut, beberapa berbisa, dengan sengatan berduri. Pari elang tutul umumnya memakan ikan kecil dan krustasea, dan kadang-kadang menggali dengan moncong mereka untuk mencari makanan terkubur di pasir dasar laut.

Pari jenis ini biasanya suka melompat keluar dari air, dan setidaknya dua kejadian telah dilaporkan telah melompat ke perahu, dalam satu insiden yang mengakibatkan kematian seorang wanita di Florida Keys. Ikan pari tutul ini diburu oleh berbagai hiu dan termasuk hewan yang semakin langka serta dilindungi di wilayah Great Barrier Reef.

Sebetulnya tidak hanya 10 karakter hewan dalam finding dory, masih ada ikan lainnya yang hadir dalam film animasi ini. Penasaran hewan apa saja dan bagaimana ceritanya, kita nantikan dibioskop tanggal 17 juni mendatang.

Referensi:
http://www.mnn.com/earth-matters/animals/blogs/real-animals-behind-finding-dory-characters
wikipedia.org

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top