Connect with us

Sosok

3 Atlet Muda Bulutangkis Tunggal Putra Indonesia Harapan Juara Masa Depan

sweater-rajut-pria

Seperti kita ketahui bahwa Bulutangkis merupakan olahraga terpopuler di Indonesia selain Sepak Bola. Indonesia memiliki banyak legenda atlet bulutangkis yang dikenal dunia, sebut saja Taufik Hidayat, Susi Susanti dan banyak lainnya yang dengan bangga mengharumkan nama bangsa dikancah internasional sebagai juara dunia.

Kesuksesan mereka tentu saja jadi motivasi bagi atlet muda bulutangkis Indonesia dalam meraih gelar juara dunia sekelas Olimpiade maupun World Championship. Saat ini Ganda campuran memiliki penerus Lliliana Natsir dan Tantowi Ahmad yakni Praveen dan Debby Susanto yang menjadi juara All England 2016, digelar tanggal 08 – 13 Maret yang lalu. Kemenangan mereka sekaligus membuktikan diri sebagai harapan masa mendatang untuk meraih gelar juara Olimpiade 2016.

Baca Juga: 10 Atlet Badminton Pria Terbaik Sepanjang Sejarah

Ganda putra, ganda campuran, maupun ganda putri Indonesia masih memiliki pasangan andalan utama, bagaimana dengan tunggal putri dan tunggal putra Indonesia?

Untuk persaingan atlet tunggal putri dunia tampak merata, terbukti adanya Carolina Marin dari Spanyol yang notabene bukan negara atlet bulutangkis mampu mengukuhkan dirinya sebagai Ranking 1 dunia. Begitupun dengan atlet putri lainnya dari Thailand, Taiwan, Jepang, Korea yang sama-sama kuat, mengugurkan figur China sebagai ladangnya atlet bulutangkis putri terbaik. Indonesia saat ini memiliki beberapa atlet muda harapan seperti Fitriani yang sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini dengan usianya yang 17 tahun dan berada di urutan ranking 63 dunia.

Sama halnya dengan atlet tunggal putri Indonesia, tunggal putra pun masih kalah bersaing dengan atlet bulutangkis asal negara lain terutama China dan Denmark. Meskipun di ranking 10 besar terdapat Tommy Sugiarto yang menempati urutan 9 saat ini. Usia Tommy yang menginjak 27 tahun masih terus berambisi untuk melakukan yang terbaik bagi Indonesia disetiap pertandingan, meski terbilang sudah tidak lagi sebugar dahulu.

Adakah atlet muda Indonesia untuk tunggal putra bulutangkis, sebagai penerus juara masa depan seperti Taufik Hidayat? Siapa yang tidak ingin mengikuti jejak kejayaan Taufik Hidayat, yang menjadi legenda bagi Indonesia dan dunia dalam olahraga bulutangkis. Itupula yang mungkin menjadi motivasi bagi beberapa atlet muda tunggal putra saat ini.

Berikut adalah tiga (3) atlet muda bulutangkis tunggal putra Indonesia harapan juara dunia masa depan yang bisa jadi calon superstar baru bulutangkis Indonesia selanjutnya.

1. Anthony Ginting

Anthony Sinisuka Ginting, gambar: djarumbadminton.com

Anthony Sinisuka Ginting, gambar: djarumbadminton.com

Bernama lengkap Anthony Sinisuka Ginting, di usianya yang terbilang sangat muda 19 tahun, dirinya telah mampu bersaing dengan pemain bulutangkis berpengalaman seperti Tommy Sugiarto, Hayom Rumbaka serta mengalahkan atlet bulutangkis luar negeri lainnya seperti Ajay Jayaram asal India yang kini diperingkat 20 serta Sho Sasaki yang berada pada peringkat 26 asal jepang pada pertandingan Hyderabad Badminton Asia Team Championships 2016 di India Februari kemarin. Sontak nama Ginting makin populer belakangan ini.

Atlet muda tunggal putra kelahiran 11 Mei 1996 asal Kota Cimahi, Jawa Barat ini, disebut-sebut sebagai salah satu calon superstar bulutangkis Indonesia, pasalnya diusianya yang baru 19 tahun ia mampu memposisikan dirinya diurutan 32 dunia. Tak hanya itu pola dan style permainan Ginting cukup mengingatkan kita kepada legenda Taufik Hidayat dengan style backhand dan smash silangnya.

Makin menguatkan dirinya sebagai harapan bangsa sebagai atlet muda tunggal putra bulutangkis asal Indonesia, Anthony Ginting menang berturut-turut dari semua game yang ia hadapi dalam pagelaran Hyderabad Badminton Asia Team Championships 2016 dan berhasil merebut emas bersama tim.

Selain itu, pemain tunggal putra Jepang, Kento Momota yang saat ini berada diperingkat 4 dunia, sempat memuji penampilan Ginting saat melawan dirinya pada babak perempat final BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora, Senayan, Jakarta. Momota menang dengan skor 13-21, 21-16, 21-15.

Berikut adalah salah satu video permainan Ginting melawan salah satu andalan India Sho Sasaki yang sangat memukau komentator dalam video tersebut.

Semoga dengan bakatnya yang luar biasa, Ginting bisa jadi penerus Taufik Hidayat sebagai juara dunia dan sukses di kejuaraan bergengsi lainnya.

2. Jonathan Christie

Jonathan Christie, gambar: sportiplus.com

Jonathan Christie, gambar: sportiplus.com

Atlet muda bulutangkis tunggal putra Indonesia lainnya adalah Jonathan Christie, yang kini berada diperingkat 35. Usianya lebih muda dari Ginting, tepatnya 18 tahun kelahiran 15 September 1997, di Jakarta.

Sama seperti halnya Ginting, Jonathan ikut serta sebagai salah satu tim utama Thomas Indonesia untuk pertandingan Hyderabad Badminton Asia Team Championships 2016 yang diselenggarakan BWF, berhasil membawa pulang emas dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya di India.

Gelar juara di kejuaraan senior internasional pertamanya ia raih saat masih berusia 15 tahun pada bulan Juli 2013, dalam pertandingan Indonesia International Challenge.

Sedangkan tahun 2015 pada Vivo BWF Sudirman Cup saat Semi Final, Jonathan harus mengakui kehebatan Chen Long yang menjadi lawan mainnya saat itu sebagai peringkat 1 dunia dan masuk dalam atlet bulutangkis pria terbaik. Tentu saja pertandingan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk Jonathan kedepannya.

Berikut adalah salah satu video pertandingan Jonathan Christie saat melawan Kenta Nishimoto peringkat 44 dunia asal Jepang menang 2-1.

Meski style bermain Christie berbeda dengan permainan Ginting dengan backhand serta smash silangnya, dia termasuk yang diperhitungkan sebagai andalan atlet muda yang selalu diikutsertakan dalam beragam pertandingan bergengsi.

3. Ihsan Maulana

Ihsan Maulana Mustofa, gambar: msports.net

Ihsan Maulana Mustofa, gambar: msports.net

Ihsan Maulana Mustofa, kelahiran 18 November 1995, Tasikmalaya, Jawa Barat, kini berusia 20 tahun dan menempati peringkat ke 30 dunia berdasarkan BWF World Ranking.

Diusianya yang ke 18, Ihsam meraih medali perunggu sebagai anak laki-laki tunggal putra pada 2013 Kejuaraan Dunia Junior yang digelar di Bangkok, Thailand.

Tahun 2014, Ihsan terpilih untuk bergabung dengan tim nasional sebagai pemain termuda dalam skuad Piala Thomas setelah Asosiasi Bulutangkis Indonesia, PBSI mengadakan karantina. Ihsan mengalahkan Sony Dwi Kuncoro, yang juga pernah meraih medali perunggu pada Olimpiade 2004 Athena, dengan menakjubkan 21-19, 21-18, hal ini menarik perhatian para staf pembinaan dan membuatnya masuk sebagai tin nasional.

Tahun 2015, dirinya ikut serta sebagai tim Indonesia dalam kejuaraan Sudirman Cup di China dan meraih medali perunggu. Februari 2016, ia pun bertanding sebagai tim Thomas Indonesia bersama Anthony Ginting, Jonathan Christie dan Tommy Sugiarto pada pertandingan Hyderabad Badminton Asia Team Championships 2016 di India.

Namun bagi Ihsan sebagai runner-up dalam ajang Thailand Open Grand Prix Gold 2015, menjadi capaian terbaik baginya. Hasil ini sekaligus menjadi prestasi tertinggi saat ini, di level grand prix gold.

sweater-rajut-pria

Berikut adalah salah satu video pertandingan Ihsan Maulana melawan Suppanyu Avihingsanon peringkat 108 dunia dari Thailand dalam final SEA GAMES 2015 dengan sangat memukau.

Selain ketiga atlet muda bulutangkis tunggal putra Indonesia tersebut, masih banyak jajaran atlet muda tunggal putra lainnya namun dengan ranking dunia yang masih belum masuk 40 besar dunia dari BWF World Ranking.

Mari berharap dan dukung mereka untuk terus berprestasi dan menjadi sejarah baru lahirnya superstar badminton tunggal putra dimasa depan.

Penulis: Twitter: @aimkazuhiko

Referensi:
http://bwfbadminton.com
wikipedia.org

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: 10 Merek Raket Badminton Terpopuler di Dunia - 4muda.com

  2. Pingback: 10 Atlet Badminton Pria Terbaik Sepanjang Sejarah - 4muda.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top