Connect with us

10 Perusahaan Asuransi Terpopuler Di Dunia, Tapi Yakin Bukan Riba!!!

perusahaan-asuransi, gambar wikimedia.org

Tahu Gak

10 Perusahaan Asuransi Terpopuler Di Dunia, Tapi Yakin Bukan Riba!!!

Seperti kita ketahui, setiap orang pastinya akan menemukan hal-hal yang tak terduga dalam hidupnya, seperti sakit, kecelakaan, bencana alam hingga kematian. Misalnya saja, jika seseorang mengalami kecelakaan, maka orang tersebut akan cuti lama dalam bekerja, alhasil ia tidak memperolah gaji dan mempengaruhi keuangan dia ke depannya.

Nah, untuk menanggulangi resiko tersebut, banyak perusahan asuransi cekatan dalam menyuguhkan produk asuransi dengan kelebihannya masing-masing.

Asuransi (Insurance) merupakan sebuah sistem perlindungan keuangan (ganti rugi secara finansial) untuk kesehatan, jiwa, properti, dan resiko lainnya.

Artinya, orang yang mengasuransikan jiwanya kemudian tiba-tiba mengalami sakit atau kecelakaan, saat ia mengalami hal tersebut, maka orang tersebut akan menerima premi sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut (sesuai kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya).

Untuk itu, pada kesempatan kali ini, 4muda akan mengulas sepuluh perusahaan asuransi terpopuler di dunia, namun sebaiknya, bagi Muslim, hendaknya mempelajari kembali boleh atau tidaknya ikut asuransi dalam pandangan Islam.

10. Allianz SE

Di urutan sepuluh ada perusahaan asuransi asal Eropa, Allianz SE, yang bermarkas di kota Munich, Jerman. Sejak didirikan pada 1891 di Berlin, Alllianz telah menjelma menjadi perusahaan jasa keuangan multinasional yang diakui Eropa pada 1920.

Melalui 142 ribu karyawannya, Allianz telah memiliki banyak nasabah setia yang tersebar di lebih dari 70 negara di seluruh dunia. Produk yang ditawarkan Allianz diantaranya asuransi jiwa, kesehatan, hari tua, kecelakaan, dan manajemen aset. Kegiatan perusahaan dipimpin oleh tiga bagian utama, Jenderal manager (CEO), Direktur (CFO) dan Chairman of the Supervisor.

9. Japan Post Insurance

Japan Post Insurance, gambar wsj.com

Japan Post Insurance, gambar wsj.com

Terbilang masih muda, yakni didirikan pada 23 Januari 2006 silam, perusahaan asuransi asal negara matahari terbit ini merupakan salah satu perusahaan paling menguntungkan di Jepang.

Sebenarnya, Japan Post Insurance merupakan anak perusahaan dari Japan Post Holding dimana seluruhnya ada empat divisi utama, tiga lainnya yakni Japan Post Service, Japan Post Network, dan Japan Post Bank.

Terhitung, pada tahun 2015 lalu, sekitar 80% saham perusahaan ini dimiliki pemerintah dan sisanya dapat dimiliki publik. Layanan jasa keuangan yang ditawarkan, diantaranya asuransi jiwa, asuransi non-jiwa, automobile, dan asuransi kesehatan.

sweater-rajut-pria

8. Assicurazioni Generali S.p.A

Assicurazioni Generali merupakan perusahaan asuransi yang berasal dari negara menara Pisa. Didirikan pada 1831, perusahaan ini memiliki peran sebagai penyedia asuransi terbesar di negaranya sendiri dan beberapa negara Eropa, Asia Timur dan Tengah serta Amerika.

Kurang lebih 60 negara di dunia, telah merasakan manfaat layanan jasa perlindungan yang ditawarkan perusahaan asuransi ini. Fokus bisnisnya, meliputi asuransi jiwa, perlindungan keluarga dari kecelakaan, tabungan asuransi, dan investasi asuransi.

Semua meliputi perlindungan mobil mewah, rumah, kecelakaan, kesehatan dan resiko perusahaan komersil. Saat ini jumlah karyawanya telah mencapai 77 ribu dengan 65 juta klien di seluruh dunia.

7. Munich Re Group

Selain Allianz SE, di Jerman juga terdapat perusahaan asuransi terbaik dunia lainnya, yakni Munich Re Group, yang bermarkas di Munchen. Hari jadinya pun tak beda jauh dengan seterunya, yakni sekitar 1880.

Sebagai salah satu perusahaan multinasional, Munich Re Group telah memiliki 160 cabang yang tersebar di 30 negara di seluruh dunia. Saat ini karyawanya sekitar 45 ribu, mereka siap melayani para pelanggan yang mempercayakan kesehatan dan resiko lainnya jikalau musibah menimpa mereka.

Layanan yang ditawarkan terbilang lengkap, mulai dari asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan, kendaraan, properti, penerbangan, dan bencana alam.

6. UnitedHealth Group

UnitedHealth Group, gambar dailysignal

UnitedHealth Group, gambar dailysignal

UnitedHealth Group merupakan salah satu perusahaan asuransi asal Amerika Serikat yang memiliki layanan utama di bidang kesehatan. Didirikan pada 1977 oleh Richard T. Burke, sampai saat ini perusahaan selalu meraup keuntungan dari bisnis jasa keuangan ini.

Perusahaan ini memiliki dua divisi utama, yakni UnitedHealth Care, yang berfokus pada manfaat kesehatan dan UnitedHealth Optum, yang berfokus pada jasa kesehatan. Kedua divisi ini bekerjasama dan telah memuaskan lebih dari 85 juta orang di 125 negara di seluruh dunia.

5. Prudential

Nama Prudential tidak asing di telinga orang Indonesia, karena memang perusahaan ini gencar melakukan penetrasi melalui media massa seperti iklan di TV dan perekrutan agen-agen asuransi. Perlu diketahui, Prudential merupakan perusahaan asuransi asal Inggris yang didirikan pada 1848 silam.

Prudential termasuk perusahaan multinasional yang telah banyak memiliki customer setia, yakni sekitar 24 juta orang yang tersebar di seluruh belahan dunia. Walaupun kantor pusatnya berada di London, Prudential memiliki unit bisnis strategis di Asia dan Amerika (Jackson National Life). Jasa andalan yang dimiliki Prudential yakni layanan hari tua (pensiun), annuity, dan tabungan-investasi.

4. Berkshire Hathaway Insurance

Perusahaan asuransi terbaik selanjutnya ditempati oleh Berkshire Hathaway. Perusahaan asuransi ini didirikan pada 1839 dan sekarang berkantor pusat di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat.

Sekarang Berkshire dipimpin oleh salah satu orang terkaya di dunia, yakni Warren Buffet. Sejak kehadiran Buffet sebagai lokomotif perusahaan, Berkshire menjelma menjadi perusahaan asuransi terbaik dari segi finansial. Salah satu strateginya, yakni dengan memiliki banyak perusahaan subsidari (anak perusahaan atau afiliasi).

Perusahaan ini memberikan tingkat pengembalian tahunan rata-rata terbilang tinggi, yaknni 25% kepada pemilik saham selama 25 tahun terakhir, dengan jumlah kapital yang besar dan hutang yang sedikit. Perumpamannya, seribu dollar Amerika yang dinvestasikan di Berkshire pada 1957, berubah menjadi 51 juta dollar Amerika pada akhir 2003.

3. China Life Insurance

Walaupun terbilang baru didirikan, yakni sekitar tahun 2003, China Life Insurance merupakan salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia. Tujuan awalnya memang menampung para nasabah asuransi masyarakatnya sendiri yang bingung untuk memperoleh jasa layanan asuransi kesehatan dan jiwa.

Selain asuransi kesehatan dan jiwa, perusahaan ini juga membantu customernya dalam merencanakan masa tuanya (pensiun), manajeman aset, properti, kecelakaan, dan tabungan investasi. Sebagai perusahaan yang memiliki kredibilitas tinggi, China Life Insurance saat ini telah terdaftar dalam beberapa bursa saham dunia, seperti New York Stock Exchange dan Hongkong Stock Exchange.

2. Zurich Insurance Group

Dari namanya, setiap orang tahu bahwa perusahaan asuransi ini berasal dari negara Swiss. Zurich Insurance didirikan sekitar tahun 1872, saat masa-masa kebangkitan Eropa saat itu.

Zurich insurance merupakan perusahaan global yang disusun dalam tiga segmen usaha inti, yakni asuransi umum, asuransi hayat global dan asuransi perusahaan. Tak heran, mereka siap menutup biaya seperti kesehatan, kecelakaan, produk, properti, dan bidang lainnya yang berkaitan dengan jiwa.

Sejak pertama kali dibuka hingga sekarang, diperkirakan terdapat 170 cabang Zurich Insurance di seluruh dunia yang digerakan oleh lebih dari 60 ribu pegawainya. Zurich juga termasuk perusahaan publik, dimana sahamnya dapat dimiliki oleh siapa saja.

1. AXA

Perusahaan asuransi terpopuler di dunia saat ini dipegang oleh AXA. AXA merupakan sebuah perusahaan asuransi asal Prancis yang berkantor pusat di Paris, dengan layanan andalannya yakni asuransi kehidupan dan tabungan-investasi.

Sejak didirikan pada 1817 silam, AXA menjelma menjadi perusahaan asuransi kelas dunia dan merambah hampir ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain menawarkan asuransi kehidupan, AXA juga memiliki layanan asuransi properti, kecelakaan/kematian, dan manajemen aset.

Perusahaan ini telah berhasil menarik perhatian lebih dari 100 juta orang yang berada di 56 negara di dunia untuk menjadi customernya. Karyawannya saja tercatat sebanyak 157 ribu orang. Jika kita ingin mencari perusahaan asuransi terpercaya, kredible dan bertanggung jawab, AXA jawabannya.

Itulah sepuluh perusahaan asuransi terpopuler yang ada di dunia saat ini. Catatan bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas berpenduduk Muslim terbesar di dunia, haruslah hati-hati dalam memilih dan memilah jalan untuk mengamankan harta bendanya, karena segala sesuatu akan dipertanggung jawabkan kelak di akhirat.

Secara garis besar, para ulama di Indonesia memiliki tiga pendapat tentang keberadaan bisnis asuransi ini:

Asuransi bersifat haram, yang menjelaskan bahwa semua jenis asuransi konvensional, baik asuransi jiwa, harta dan lain-lain sifatnya haram, karena:

  1. Akad yang terjadi antara perusahaan asuransi dengan pihak customer adalah akad untuk mencari keuntungan (mu’awadhot).
  2. Asuransi mengandung ghoror (unsur ketidakpastian), artinya ketidak jelasan kapan waktu nasabah akan menerima timbal balik klaim, karena berkaitan dengan sesuatu yang belum terjadi (kecelakaan).
  3. Asuransi mengandung qimar (unsur judi), menurut kelompok ini, adanya spekulasi jika seseorang mengalami kecelakaan tiba-tiba, ia memperoleh keuntungan. Sebaliknya, jika tidak terjadi apa-apa, perusahaan asuransi yang diuntungkan.
  4. Asuransi mengandung riba fadhel (riba perniagaan) dan riba nasi’ah (riba karena penundaan). Nah ini dia yang menguatkan bahwa asuransi diharamkan, karena mengandung unsur riba. Kenapa asuransi mengandung riba, menurut pendapat ini, bila perusahaan asuransi membayar ke nasabahnya atau ke ahli warisnya sebesar uang klaim, dari jumlah lebih besar dari premi yang seharusnya ia terima, maka tergolong riba fadhel.
  5. Adapun bila perusahaan asuransi membayar klaim sebesar premi yang ia terima (sesuai nominal) namun ada penundaan (riba nasi’ah), karena seolah-olah pihak nasabah memberi pinjaman pada pihak asuransi.
  6. Asuransi mengandung unsur pemerasan, karena jika pemegang polis tidak bisa melanjutkan pembayaran, preminya akan hilang, atau dikurangi.
  7. Asuransi seakan akan menjadikan takdir manusia sebagai objek bisnis yan g mendahului qada/qadar Allah SWT.

Pendapat diatas dikemukakan oleh Sayyid Sabiq, Abdullah al –Qalqii (mufti Yordania), Yusuf Qardhawai dan Muhammad Bakhil al-Muth’I (mufti mesir) serta ulama lainnya.

Adapun pendapat kedua, yang membolehkan bisnis asuransi, dikemukakan oleh sejumlah guru besar hukum islam, seperti Abd. Wahab Khalaf (guru/ulama dari mesir), Mustafa Akhmad Zarqa (guru/ulama dari Syria), Muhammad Yusuf Musa (guru/ulama mesir dan Abd. Rakhman Isa pengarang kitab al-muamallha al-haditsah wa Ahkamuha). Mereka beralasan:

  1. Tidak ada nash (al-quran dan sunnah) yang secara eksplisit/jelas/terang-terangan yang melarang asuransi.
  2. Ada kesepakatan dan kerelaan kedua belah pihak.
  3. Saling menguntungkan kedua belah pihak.
  4. Asuransi dapat menanggulangi kepentingan umum, sebab premi-premi yang terkumpul dapat di investasikan untuk proyek-proyek yang produktif dan pembangunan.
  5. Asuransi termasuk akad mudhrabah (bagi hasil)
  6. Asuransi termasuk koperasi (syirkah taawuniyah)
  7. Asuransi di analogikan (qiyas) dengan sistem pensiun seperti taspen.

Terakhir, pendapat ketiga para alim ulama ada yang membolehkan jika untuk kepentingan sosial dan ada yang mengharamkan jika untuk tujuan komersial.

Alasannya kelompok ketiga ini sama dengan kelompok pertama dalam asuransi yang akadnya untuk keuntungan semata (komersial) dan sama dengan kelompok kedua, jika keberadaan asuransi berdampak besar terhadap kepentingan umum/sosial.

Pendapat ketiga ini diantaranya berasal dari Muhammad Abdu Zahrah (guru besar Univ.Kairo, Mesir).

Pilihan mengikuti asuransi atau tidak ada pada kepentingan masing-masing, namun jika melihat pendapat terkuat dari alim ulama maka termasuk haram. Semoga menjadi pelajaran bagi kita bersama sebagai generasi muda cerdas dan berwawasan.

Akhir kata, semoga informasi ini menambah khazanah wawasan kita semua.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Asuransi
https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_largest_financial_services_companies_by_revenue
http://www.trendingtopmost.com/
http://www.strongestinworld.com/
https://muslim.or.id
http://beritaislamimasakini.com
https://azalialearns.blogspot.co.id/2015/09/kupas-tuntas-hukum-asuransi-dalam-islam.html

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top